Desa Banjarwati ini merupakan Desa dengan jumlah penduduk sampai bulan Februari 2013 tercatat sebanyak 5.991 Jiwa, yang terdiri dari 2.987 Jiwa penduduk laki-laki dan 3.004 Jiwa adalah penduduk perempuan. Batas-batas Wilayah Desa Banjarwati adalah sebagai berikut :
SALAH SATU TEMPAT ISTIMEWA YANG ADA DI BANJAR WATI
Pondok
Pesantren Sunan Drajat adalah salah satu pondok pesantren yang memiliki nilai
historis yang amat panjang karena keberadaan pesantren ini tak lepas dari nama
yang disandangnya, yakni Sunan Drajat. Sunan Drajat adalah julukan dari Raden Qosim putra kedua pasangan Raden Ali Rahmatullah (Sunan Ampel)
dengan Nyi Ageng Manila (Putri Adipati Tuban Arya Teja).
Dia juga memiliki nama Syarifuddin atau Masih Ma’unat.
Perjuangan
Sunan Drajat di Banjaranyar dimulai tatkala dia diutus ayahandanya untuk
membantu perjuangan Mbah Banjar dan Mbah Mayang Madu guna mengembangkan syiar Islam didaerah pesisir pantai utara Kabupaten Lamongan saat ini.
Pada
tahun 1440-an ada seorang pelaut muslim asal Banjar yang mengalami musibah di
pesisir pantai utara, kapal yang ditumpanginya pecah terbentur karang dan karam
di laut. Adapun Sang Pelaut Banjar terdampar di tepian pantai Jelaq dan
ditolong oleh Mbah Mayang Madu penguasa kampung Jelaq pada saat itu.
Melihat
kondisi masyarakat Jelaq yang telah terseret sedemikian jauh dalam kesesatan,
Sang Pelaut muslim itu pun terketuk hatinya untuk menegakkan sendi-sendi agama
Allah. Dia pun mulai berdakwah dan mensyiarkan ajaran Islam kepada penduduk
Jelaq dan sekitarnya. Lambat-laun perjuangan Sang Pelaut yang kemudian hari
lebih dikenal dengan Mbah Banjar, mulai membuahkan hasil. Apa lagi bersamaan dengan itu Mbah Mayang Madu pun turut menyatakan diri masuk Islam dan menjadi penyokong utama
perjuangan Mbah Banjar.



